Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Berjalan Ke Barat Waktu sore Hari

Waktu Aku berjalan ke barat di sore hari berjalan; di waktu sore matahari hampir tergelincir. dan ada kamu disana. Waktu Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri Matahari yang diatas seolah berbisik. "Itu orang nya yang kamu maksud" timpalku "iya" cantik bukan seperti Bunga Matahari. Dan Waktu Aku dan Matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami; yang berhak mendapatkanmu Akhirnya aku mengalah; karena mataharilah yang telah menciptakan bayang-bayangmu sore itu. Dan Waktu Aku Dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami; yang berhak mendapatkanmu Akhirnya aku mengalah juga; karena bayanganlah yang harus berjalan di depan, bukan begitu? Dan Aku masih tetap sama mengagumimu dibalik bayang-bayang dan matahari yang telah mengikuti kita sore itu.  

Mereka

Mereka yang membencimu, mengatakanmu begini dan begitu, disaat itu pula, ada orang yang tetap percaya kepadamu. Tetap menganggapmu teman yang baik dan orang yang amanah. Tetap menganggapmu hangat dan bijak. Tetap tersenyum kepadamu dan siap mendengarkan apapun yang kamu ceritakan. Mereka yang membencimu mungkin hanya tidak tahu dan tidak bisa melihat sisi baikmu. Mereka tidak tahu. Mereka yang selalu meninggalkanmu mungkin hanya tidak tahu cara terbaik menunggumu. Mereka telah berupaya tepat waktu, sayangnya kamu buru-buru. Mereka yang tidak memberikanmu kesempatan, mungkin hanya tidak tahu bagaimana caranya mengungkapkan keinginannya kepadamu, tidak bisa mengutarakannya di depanmu. Kelu lidahnya saat bertemu. Mereka yang menyakitimu saat ini, mungkin hanya tidak tahu dan tidak mengerti masalahmu yang lain. Hingga terlalu banyak hal yang kamu pendam di hati dan menyakiti dirimu sendiri. Mereka hanya tidak mengerti, dan kamu pun tidak memberikan pengertian. Dan yang ter...

DI RESTORAN 2

Setelah lama menunggu. Aku berangkat menuju parkiran. dan bayang-bayangmu masih mengikuti. dan telah sampai di motor, aku mengambil helm dan secara spontan aku memberikan ke belakang "nih pakek biar kita aman di perjalanan" ternyata memang kamu tidak ada di belakangku ilusi selalu saja ingin bermain denganku. dan waktu selalu saja meledekku. faktanya; waktu sanggup mengubah seseorang dalam sekejap termasuk perasaan. Di Perjalanan Pulang. Aku menikmati sekali rintikan-rintikan kecil ini. dan aku yakin hujan sore ini mengerti perasaaanku. Benar kata angin; Jangan dulu membawa bertemu ibu-bapak. Lebih baik kenali dulu pribadinya. dan Daun yang jatuh pun membalas; Jika Kehilangan adalah sesuatu yang pasti Maka kamu harus siap untuk menghadapinya. Rintikan-rintikan ini tidak lagi kecil. Semakin deras; dan aku lupa memakai jas hujan tapi ntah mengapa aku senang karena dialah yang menemani aku pulang sampai-sampai aku jatuh. jatuh sakit. karenamu....

Aku, Kamu, dan Dia

Aku, Kamu, dan Dia. ( Kami berdiskusi perihal Kata Cinta) Dia; Lahir dengan zaman berbeda membuat orang tua dan anak memiliki cara pandangan hidup yang berbeda. Pemahaman terhadap sesuatu hal pun menjadi berbeda. Suatu hari aku medengar keluhan temanku tentang orang tuanya yang begitu mencemaskan keberadaannya, selalu menahannya pergi jauh, menahan tidak mengikuti organisasi eksternal kampus, karena takut mengganggu pelajaran dikampus. Kamu; Karena Kata cinta antara orang tua dan anak memiliki makna yang berbeda, sehingga menjadikan wujud cinta pun menjadi berbeda. Mungkin hanya sedikit bentuk cinta yang orang tua tahu. Mungkin hanya itu cara yang mereka tahu untuk menunjukkan cintanya atau mungkin menurut mereka itulah bentuk cinta terbaik dari segala bentuk cinta yang ada. Aku; Iya Kalian benar, Orang tua kita yang selalu menyuruh pulang ke rumah sebelum pukul 9 malam, mereka yang selalu menanyakan kemana kamu pergi, dengan siapa, dan pulang jam berapa. Orang tua y...

Pesan Pendek

Hujan turun sore ini. Hujan kali ini berbeda, dia mengenal baik pohon, jalan, dan selokan. Kau tak kan pernah mendengarnya meskipun kau tutup jendela dan pintu. Sore ini aku mengirimi Pesan Pendek kepada kawanku. Tentang Aku dan Masa Lalu Bagaimana Pendapatmu? Kataku. Sebelum dia menjelaskannya padaku, Dia menanyakan satu hal; kayaknya lagi naksir seorang gadis nih ? katanya. sambil emote smile. Haha iya ; kataku sambil tersenyum dilayar gadget Tak apa, aku hanya bertanya, ternyata kau sudah normal juga JYHAHA, Sambil tertawa terpingkal-terpingkal. Dan hujan sore ini pun semakin menjadi-menjadi. Seperti rintik-rintik rindu tak kunjung sampai. Akhirnya Dia mengirim Email kepadaku. Sampai-sampai aku, hujan, pohon, jalan, dan selokan larut dalam sabda-sabdamu.         Setiap orang memiliki masa lalu, baik masa lalu baik ataupun buruk. Setiap hal masa lalu tidak pernah ada yang bisa di ubah, masa depanlah yang bisa di ubah. Percayalah, di du...

Mereka yang Menulis

Mereka yang Menulis. Itu sedang jatuh cinta. Jatuh cinta pada masalahnya Jatuh cinta pada amarahnya Jatuh cinta pada kegelisahannya Sehingga mereka mau repot-repot menuangkannya pada sebuah (rekaman kata, status wa, status instagram), atau apapun itu. Seperti hal nya hari ini, aku cermati kamu dari statusmu. Dan aku tidak usah repot-repot menanyakan kabarmu hari ini, bukan? karena aku sudah tahu. Bahwa kamu sedang baik-baik saja. Teruslah menulis, hingga suatu hari nanti aku akan mewujudkannya tentang kamu menunggu seseorang yang tak tahu kapan dia datang, Dan Aku Pasti Datang. Mereka yang Menulis. Jatuh cinta pada segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya, mungkin mereka tidak menyadari hal tersebut, hingga kelak di suatu hari nanti mereka akan memutar kembali rekaman kata dan tulisannya sendiri. Dan saat Mereka yang Menulis. Saat keadaan mereka telah berubah, saat hidupnya berjalan dengan baik, saat pikiran semakin jernih dan mulai berfikir dewasa, Maka mereka ak...

DI RESTORAN

Langit belum berubah juga. Kita berdua saja, duduk. Aku memesan bistik ayam dan blueberry iced blended. dan kau, entah memesan apa. Sebelum aku bertemu denganmu. Aku turun dari ranjang lalu bersingkat dan membuka jendala lalu menatap langit biru seraya bertanya-tanya apa gerangan yang di luar semesta dan apa gerangan yang di luar luar-semesta. sampai bisa mengabulkan doaku. Langit belum berubah juga. Lalu aku siap-siap menemuimu. dan itu pun butuh persiapan persiapan apa saja nanti yang aku bicarakan kepadamu, persiapan uang saku untuk membayarmu nanti, persiapan seragam dan tentunya itu semua harus ku persiapan karena perjalanan bersamamu belum tentu seasik yang ku bayangkan. Dan akhirnya kita bertemu. aku yang memperhatikanmu dari seberang jalan terpaku "hay" katamu "hay juga" " ayo langsung aja " kataku sambil tidak memperhatikanmu ternyata kamu sudah duduk saja dibelakangku. Langit belum berubah juga. Sesampai di tempat yang ...

Kisah Ayah

Disebuah kursi tua sembari menghirup teh panas tiba-tiba ayah memanggilku nak; ayah ingin mengobrol denganmu serasa hujan pagi ini berbisik kepadaku. iya yah. kabut yang likat telah memasuki halaman rumah, tentunya tanpa pamit dan ayah, masih asik dengan ceritanya. matahari menggeliat dan kembali munculah pelangi pagi itu. selepas menikmati air-air langit sedang menari dengan gembira, yang kuingat dari perkataanya; Ibumu dulu kadang seperti matahari, kadang seperti hujan dan kadang seperti pelangi. maksudnya yah? ketika ibu mu remaja dia bagaikan matahari pagi. Indah, banyak yang tertarik dengannya. banyak yang ingin mengutarakan perasaan. Sampai-sampai ayah tak yakin untuk mendekatinya. Tapi takdir berkata lain. dan ketika ayah sudah mendekatinya, sudah menikahi ibumu. dia seperti hujan. Banyak menangis, banyak bercerita tentang masa lalu yang belum pernah diceritakan kepada siapapun selain ayah. termasuk masalah perasaan. tapi tetap teduh. nah seperti hujanlah; ibum...

Pesan Ibu kepada Anak Laki-lakinya Tentang Cinta

Nak, besok kalau kamu menyukai seorang perempuan, tidak apa-apa bila ibu tidak tahu karena mungin kamu malu mengatakannya. Ibu hanya berpesan agar kamu jangan sembarangan mengutarakan perasaanmu itu kepadanya. Kalau kamu benar-benar mau mengutarakannya, maka kamu harus mengabarkannya dahulu kepada ayah dan ibunya. Karena ini bukan masalah main-main. Nak, bila kamu merasa belum cukup berani mengatakannya, maka jagalah dia dengan menjaga perasaanmu sendiri. Jangan sekali-kali menyebutkan namanya sembarangan, itu bisa menjatuhkan kehormatannya dan juga bisa menjatuhkan perasaannya. Nak, saran ibu, kamu diamlah tapi tetap bergerak karena diam. mengerti?, (tidak bu)hehe, gini nak. Banyak laki-laki diluar sana tampil bak pahlawan seperti superhero kesiangan, yang seolah-olah selalu ada ketika dia dibutuhkan. Kamu sembunyilah di tempat paling aman tapi kamu selalu terjaga untuk membuatnya tetap aman. Mudahkanlah segala urusannya. Bantulah ia menyelesaikan masalah diam-diam, buatlah dia ...

Menjelang Kelahiran

Hari ini adalah hari kelahiranku. Jauh sebelum aku melihat dunia yang begitu indah. Aku bertanya-tanya kepada diriku sendiri. Jujur. Aku tidak meminta kepada Tuhan untuk menjadikan sebagai Laki-laki. Kenapa? Karena ketika aku tahu aku adalah laki-laki ketika lahir, aku menangis, (kalo lu lahir gk nangis berarti bisa jadi kemungkinan lu bisu dan tuli)wkwk. Betapa tidak, tanggung jawabku sangat besar dan berat selagi aku sibuk bermain-main, tanpa arah dan tujuan. Dalam genggaman tanganku dan diatas bahuku aku disuruh memikul tanggung jawab pada empat perempuan : Ibu, istri, saudara perempuan, dan anak perempuan. Apakah aku sanggup? Dan Ketika aku diwajibkan mencari nafkah untuk keluargaku, meski habis tenaga dan fikiran. Apakah aku masih kuat untuk mencukupi mereka semua? dan tidak membuat mereka kelaparan? dan ketika aku diwajibkan mengangkat senjata dan melindungi kehormatan keluargaku dan agamaku, nyawa kutaruhkan dimuka. Beranikah aku? Dan Aku hari ini ditakdirkan menjadi ...

TUHAN DAN RAHASIA

Ketika aku ditanya tentang hal apa yang ingin aku ketahui dari HIDUP. Hanya ada satu hal yang ingin aku ketahui. Bukan soal kaya atau miskinku. Siapa jodohku, atau lagi dekat sama siapa sekarang ataupun pertanyaan tentang perasaan ku kepada seseorang yang baru aku kenal. Melainkan Bagaimana masa depanku. Satu hal itu adalah, memaafkanlah Tuhan atas segala dosaku? Aku hanya ingin tahu satu hal itu saja. Selebihnya aku tidak perlu. Aku hanya butuh maaf (Maaf karena aku telah jatuh cinta padamu) cie wkwk, tidak. Maksudku Aku hanya butuh maaf-Nya dalam hidup ini. Sebab aku sudah banyak berlaku salah dan dosa. Sebab kesalahan itu selalu menghantuiku hingga saat ini. Hendak memilih mati pun. Itu sebuah kesalahan. Tuhan melarangku mengakhiri hidupku sendiri. Tidak mengapa aku lepaskan dunia ini. Asal aku tahu. bahwa dia memaafkanku. Aku takut aku tidak berkesempatan masuk surganya. Aku takut, kelak di hari penghakiman. Seluruh dosaku diberitakan tanpa dimaafkan satu pun. Setidak...

Ada Kalanya

A da kalanya dalam sibuknya aktifitas kita, kita merasa kosong, hampa, lantas bertanya, untuk apa semua ini kita lakukan.  A da kalanya dalam sepinya hari yang kita jalani, kita merasa lelah, capek lantas bertanya ke mana perginya orang-orang. A da kalanya kita ingin sendiri, iya benar-benar sendiri. Ada kalanya ingin di temani, sayangnya, tidak semua orang mampu mengerti keadaan kita, terutama keadaan hati. Ada kalanya kita ingin dibiarkan, tidak ditanyai, bahkan tidak perlu dipedulikan. Kita hanya ingin seperti itu meski tanpa alasan. A da kalanya kita sibuk dengan pikiran kita sendiri, menertawakan kesendirian kita yang begitu mencekam. Betapa mengerikan pikiran orang yang mencekam. A da kalanya kita berpikir merasakan enaknya hidup seperti dia dan mereka. A da kalanya kita ingin tahu tentang tentang banyak rahasia sampai kita lelah. Dan hidup adalah kala adanya kita. dunia ini berubah. Tuhan tidak bercanda saat dia menciptakan kita sementara kita menjalani hidup dengan ber...

MENCINTAI JATUH

Dalam hidup, ada hal-hal yang tak pernah kita rencanakan justru yang terjadi. Bisa jadi dalam perjalanan hidup ini, kita memiliki rasa terhadap sesuatu, terhadap sesorang. Ada rasa kecewa terhadap keadaan yang sedang berjalan, ada rasa benci terhadap orang yang menurut kita mengecewakan, ada rasa cinta pada seseorang yang menawan.  Apa yang sedang terjadi dan sedang berjalan saat ini, tidak serta merta membuat masa depan kita berjalan seperti dugaan. Kita jatuh cinta pada seseorang tidak akan membuat masa depan kita pasti dengan orang tersebut. Kita kecewa pada keadaan juga tidak lantas membuat masa depan kita berantakan.  Seluruh hidup kita kadang harus acak-acakan, harus banyak lubang, terluka disana sini. Agar kita tahu bagaimana rasanya dibenci, ditinggalkan, ditipu, diolok-olokan, diasingkan, dibiarkan, dan di PHP kan :) Agar kita tidak menjadi bagian dari orang-orang yang merusak cerita hidup orang lain. Karena hidup adalah sekumpulan ujian. Hidup adalah belajar tentan...

Sendiri

Pagi tadi Kudengar, di luar sana mereka berlomba-lomba meraih perhatianmu. Satu persatu mengutarakan maksud dan tujuan nya. Dan anehnya, tak satupun dari mereka yang kau terima. Lantas, siapa yang telah mengisi hatimu? Apakah benar kau masih sendiri? Kulihat, kau begitu pandai menjaga diri. Kulihat, kau begitu antusias mempersiapkan diri untuk mencari ilmu dari beberapa guru. Kudengar, dari teman dekat mu, bahwa kau masih sendiri , tapi aku tidak segampang itu percaya. Di lain waktu, kau terlihat begitu mengagumkan saat bermain dengan anak-anak. Dan kulihat tidak ada siapa-siapa di dekatmu atau bersamamu. Apakah benar kau masih sendiri? Lantas siapakah orang yang selalu kau sebut dalam do'amu? Bila tidak ada siapa-siapa disana, apa yang membuatmu memiliki dinding yang begitu tinggi sehingga tidak ada yang pernah sampai mencapainya. Lalu, kucari tahu dari setiap teman dekatmu. Siapa yang sedang kau tunggu. Mereka menjawab : Kehadiranku. Benarkah???

Seseorang Yang Nanti Datang

Iya Kamu Pasti Datang... Kalau kamu sudah bangun dan membaca tulisan ini. Ada satu hal menarik dan bagus di jadikan renungan di dunia ini yang mungkin perlu kamu ketahui. Bahwa mungkin seseorang yang datang ke dalam hidupmu nanti bukanlah orang yang baik. Baik dalam arti yang sebenarnya. Ada bagian-bagian yang tidak terpisahkan dari dirinya yang telah menjadi masa lalu. Pun setiap orang merasa ingin sekali mengubur masa lalunya , Iya kan?? Aku juga sebenarnya ingin sekali mengubur masa lalu ku yang sangat kelam tetapi itu bagian dari kisah-kisahku yang nantinya akan ku ceritakan kepadamu, iya kamu...Kamu yang pasti datang ntah kapan?  Mungkin seseorang yang datang kepadamu, juga ingin berbagi denganmu. Mengawali sesuatu dengan kejujuran, bukan kebohongan. Mungkin ia baru saja beranjak setelah sekian tahun bergelut dengan dirinya sendiri. Bertanya ke sana kemari hanya untuk mengetahui apakah Tuhan itu masih mungkin mengampuninya atau tidak. Dan rasa khawatir atas pengampunan ...

Menjalani Hidup Kita Saat Ini

Bagaimana kiranya rasanya menjalani hidup di tempat orang lain, menjalani hidup seperti seseorang yang kita kagumi, memiliki bakat seperti yang dimiliki orang lain, menjalani kuliah di almamater terbaik di negeri ini seperti UI, UGM, ITB, dan bukan di tempat kuliah yang ku jalani saat ini.  Rasa penasaran itu sering muncul dalam hari hari kita. Setiap mata kita memandang kagum dan takjub pada orang lain. Bagaimana rasanya?? Bagaimana bila kita bukanlah kita, bisa jadi kita berada dalam tubuh orang lain. Menjadi seseorang yang lain, menjalani hidup yang sepertinya terlihat begitu menyenangkan. Kita tidak harus bersusah payah pusing dan galau memikirkan ujian di jurusan kuliah yang kita sendiri tidak tertarik menjalaninya. Kira-kira bagaimana rasanya?? Sepertinya menyenangkan. Kita bisa jadi terlalu sibuk memikirkan bagaimana rasanya menjadi orang lain. Kesibukan itu membuat kita lupa merasakan setiap detail apa yang telah kita alami. Sesuatu yang seharusnya menjadi pembel...

AKU (TIDAK) PEDULI

Aku bohong sebenarnya. Aku bohong ketika aku bilang aku peduli, aku hanya ingin terkenal seperi orang-orang pandai bersilat lidah tampil disana sini dengan pedenya dan tampil yang elegan, kalaupun aku mati saat berdemostrasi, aku akan dipanggil sebagai pahlawan sejati. Tak peduli aku sedang berlari menghindar, ngopi di warung, rokok disana sini, atau sekedar numpang nampang pesona. Asal ada panah nyasar atau pentungan salah alamat dan aku mati, aku mati tetaplah dijuluki seorang pahlawan. Aku bohong ketika aku ditanya oleh mu bagaimana keadaanku?, aku pun menjawab aku baik-baik saja pada kenyataan tidak, karena aku tidak ingin membuatmu merasa cemas. Aku pun selalu menghindari chatan dari mu karena aku (tidak) peduli sama kamu.Seandainya kamu tahu  AKU sebenarnya (TIDAK) PEDULI

History part 1

Gambar
Salam Hangat buat kamu yang telah merelakan waktu untuk membaca blogku... Kalau ada kesempatan untuk memperjuangkan apakah kamu akan mengambilnya? Kalau ada seseorang yang memperjuangkanmu, apakah kamu juga akan memperjuangkan nya? Kalau ada orang yang ingin meminta mu menjadikan nya pendamping hidupnya apakah kamu siap menerimanya? Kamu ingin memperjuangkan atau Kamu ingin diperjuangkan? Bagaimana yang ingin kamu memperjuangkan tidak menginginkanmu? dan Bagaimana bila kamu diperjuangkan oleh seseorang yang tidak kamu inginkan? Kadang banyak sekali timbul pertanyaan silih berganti di usia kita semakin bertambah. Tanya yang berisi kecemasan dan kekhawatiran kita untuk menghadapi hari esok ya kan? Tentang Impian, cita-cita, masa depan, dan perasaan iyaa perasaan perasaan ku kepadamu... Kira menyadari bahwa esok adalah misteri, seperti halnya masa depan. Tapi aku percaya dan menyadari bahwa hari ini adalah awal untuk segala sesuatu yang besar dan menakjubkan. Apa...

TERSESAT

TERSESAT AKU ORANG YANG SELALU TERSESAT KATAMU... MENGAPA TIDAK? SETIAP KALI MENELUSURI JALAN YANG GELAP AKU MERASAKAN BAHWA AKU SEDANG TERSESAT AKU ORANG YANG SELALU TERSESAT KATAMU... KENAPA BEGITU? KARENA KETIKA AKU SUDAH MENEMUI TITIK CAHAYA DI UJUNG JALAN, AKU KIRA ITU NYATA TERNYATA TIDAK AKU ORANG YANG SELALU TERSESAT KATAMU... DAN KETIKA CAHAYA ITU BENAR-BENAR DATANG KEPADAKU DENGAN SENDIRINYA AKU BARU SADAR, AKU LAH YANG SELALU MENGHIDAR DARI ILUSI YANG SELALU KUBUAT DAN SEKARANG AKU MENYADARI BAHWA KAULAH CAHAYA KU... KAMU, IYA KAMU CAHAYA KU

Kisahku

Salam hangat ... Terima Kasih udah mampir ke blog gue... Perkenalkan Nama saya Habib, lengkapnya Tifla Habib Ghifari gua anak pertama dari 3 bersaudara, gua punya adek satu cowok, satu cewek, dan keduanya sekarang lagi mondok di Tebuireng tepatnya di Jawa Timur... Gua di besarkan di sebuah desa kecil yang bernama Sawah terletak di kota Pekanbaru, dan orang tua gua berimigrasi ke kota Batam tepatnya tahun 2000, setelah itu gua SD di MIN BATAM kota Batam, MTS di PONPES Darunnajah Islamic Boarding School, MA di PONPES Madrasatul Qur'an Tebuireng Jombang. dan gua juga pernah mondok di PP. Bayt al;Quran pondok cabe. dan sekarang gua masuk kuliah di universitas swasta yang begitu terkenal dibidang tafsir Qur'an nya yakni Institut Ilmu Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an Jakarta.  Inilah Kisahku...