Rahasia Perempuan

 Di perjalanan pulang, dari jombang ke jakarta, Gua menggunakan transportasi kareta api, dan memakan waktu 12 jam lebih. Jujur menurut gua perjalanan jauh menggunakan transportasi kareta sungguh menyenangkan. Kenapa bisa begitu? Karena kita tidak tahu akan duduk bersama siapa, asal usul nya, dan lulusan mana dsb.
Dan gua pasti bersyukur banget kalo duduk disamping atau di depan gua itu cewek. hahaha (yang pernah merasakan hal seperti ini gua yakin dia paham)

Liburan gua di jombang bisa gua akui hanya sebentar dan waktu yang sangat padat. dan gua memanfaatkan waktunya dengan mendaki gunung bersama teman-teman, Dan sungguh menyenangkan setelah lama gua udh gak naek gunung lagi. yah kalo ditanya capek ya pasti capek  bingitssss, sama kayak perasaan gua ke lu, capek digantung dan diabaikan terus haha.

Lanjut cerita alhamdulillah gua duduk disamping cewek cantik dan manis jugaa, but masih manisan kamu sebenarnya, sayangnya ini udh tua (ibu-ibu mksdnya) tapi yang gua kagumin sama ibu ini adalah dia bercerita tentang anaknya yang begitu detail. sampai gua paham dan membayangkan kayaknya anak ibu ini cantik ya, sampai-sampai banyak yang datang mau melamar anak ibu ini.
btw anak ibu ini masih kuliah disalah satu universitas ternama di Indonesia, yaitu di Universitas Indonesia.

Tapi yang pengen gua bahas adalah Ibu ini mengatakan kepada gua seperti ini
"Walaupun anak saya cantik dek, dan banyak yang menyukainya tapi tetap saja ibu tidak suka dengan laki-laki yang selalu memandang perempuan itu dari kecantikannya, karena menurut ibu, kecantikan wajah akan luntur oleh basahan air wudhu tapi kecantikan hati itu selamanya akan abadi dan tidak luntur"
dan aku pun masih menatap lama ibu ini "Iya ibu benar sekali haha"
Ibunya melanjutkan : Di dunia ini setiap perempuan berlomba-lomba untuk tampil cantik. Jika perlu, harus lebih cantik dari perempuan lain. ini seperti perlombaan dek, namanya perang dingin. Tidak secara terang-terangan diberitakan.
Maka ketika cermin menghadap pada tubuhnya, dilihatnya dirinya sendiri, mengapa begini dan begitu, Tidak seperti ini dan seperti itu. Maka fitrahnya yang memang perempuan mendorong yang tidak semestinya. Perang cantik di muka publik.

Apa ada yang salah?tidak, saya dek, tidak sedang membicarakan benar atau salah, bukan? Sebagai laki-laki normal, ssperti kamu nih, kamu suka perempuan cantik kan? "haha iya pasti bu" kan sudah alamiah para laki-laki menyukai perempuan cantik" haha aku menimpal
nah yang ibu mau kasih tahu bahwa perang dingin itu telah membuat kamu (laki-laki) merasa di untungkan dan dirugikan.
Pertama, diuntungkan karena karena kamu nak bisa melihat perang itu. Menyaksikan perempuan tampil secantik-cantiknya di hadapan para laki-laki yang bukan siapa-siapamu. Gratis pula.
Kedua, ruginya adalah karena kami (perempuan) membuat kamu (laki-laki) tidak bisa fokus pada tujuan kamu. Bahwa laki-laki adalah makhluk visual itu memang benar . Dan kamilah lah menguji apa yang menjadi label kamu.
Dan intinya menjadi perempuan itu tidak gampang nak, perempuan harus memiliki nilai yang dia pegang dan dipercayai. Dengan begitu, dia memiliki landasan sikap dan ketegasan terhadap sesuatu yang datang kepadanya, termasuk kedatangan laki-laki asing dalam hidupnya. Dengan memegang nilai-nilai itu, perempuan akan memiliki titik tolak untuk mengambil sikap.
Terlalu banyak sudah perempuan yang terombang-ambing oleh perasaan yang tidak jelas pijakannya. Seolah hidupnya hancur oleh sikap laki-laki yang dia temui dan kemudian melukainya. 

Dan kamu nak kamu laki-laki pesan ibu "Jadilah laki-laki yang baik laku dan fikirannya. dan harus menghormati perempuan dengan kata-kata ataupun perlakuan, dan kamu harus kuat dengan ujian yang namanya perempuan tapi tetap lembut dan hangat. karena laki-laki harus memiliki jiwa yang lembut  agar hatinya mudah terpanggil untuk menolong dan melindungi, dan harus kuat bila jatuh bisa bangun sendiri. agar bila ada orang lain jatuh bisa membantunya bangun."

Aku hanyut begitu lama dan memandang
mata ibu ini.
sepertinya ibu ini ingin membongkar
seluruh rahasianya kepadaku malam ini.


-Suara terompet kareta sudah mulai berangkat lagi-





























Komentar

Postingan populer dari blog ini

SAAT INI

Menjelang Kelahiran