Percakapan Malam
Rembulan berkata "Tutup matamu dan tidurlah. Biar aku yang jaga malam" Lampu Lalu lintas berkata "Sudah sampai mana, biar aku yang menertibkannya" Pohon yang rindang berkata "Jangan takut hawa malam, biar aku yang menjadi selimut malam mu" Jejak kaki berkata "Tak apa berjalanlah tanpa mengenal lelah, perjalanan mu masih panjang, biar aku yang jadi saksimu" Waktu berkata "jangan khawatir dan jangan sedih aku hanya sementara, kalianlah abadi, tetaplah bergerak.Bukankah akan ada waktunya istirahat, bukan? Angin malam berkata "Aku siap jadi tempat curhat mu malam ini, nanti akan kuceritakan kepada malam, dan aku sampaikan pada yang kau tuju. Penjual nasi goreng berkata "Mas, hidup itu mudah, sing penting ikhlas menjalani hidup ini, bukannya Tuhan berkata barang siapa yang ingin menempuh jalan-Nya, akan di mudahkan oleh-Nya, begitulah mencari rezeki, usaha dan doa itu kuncinya. Kaki berkata "Sudah lelah, rehat...